Tadi gw ke Delapan sama Reni, nganterin undangan FermentStation
Ngelewatin Jalan Buah Batu, belok di Kliningan sampai di Solontongan
Masuk ke Gerbang besar SMAN 8 Bandung
Lewat pinggir kadang macan (lapangan futsal), belok kanan, belok kiri, ngeliat lapangan basket yang megah, deretan ruangan kelas 3, dan ruang OSIS yang hening.
Masuk ke ruang guru, melihat banyak muka-muka familiar, bersalaman dan mereka pun bertanya “sudah semester berapa sekarang?”
Sambil ketawa garing gw bilang “Semester 6 bu”
Ibu guru berkata kembali “Waahh.. asa baru kemaren si eneng teh sekolah disini”
YEAH ITULAH POINT POSTINGAN GW KALI INI
Baru kemarin rasanya gw bersekolah disana. Melewati 3 tahun kurang denganbayak cerita, menghadapi begitu banyak orang, pakai seragam putih abu, kaos kaki putih panjang, sepatu hitam, rambut dikuncir dan ponian.
Dan itu tepatnya sudah hampir 3 tahun lalu. Tiga tahun sekolah disana, tiga tahun pula saat itu sudah berlalu
Sedih sih sebenernya,
dalam perjalanan pulang dari Delapan menuju ITB, gw berpikir lagi.. Tidak lama lagi mungkin ITB akan menjadi kenangan. Tidak lama lagi, saat datang ke ITB gw akan merasakan perasaan penuh memori dan kenangan seperti yang gw rasakan tadi saat gw singgah ke SMA gw. Tidak lama lagi dan gw masih sering bertanya:
Kenapa waktu bisa berjalan bergitu cepat?
Bahkan gw masih bisa mengingat dengan jelas saat-saat gw di SD, SMP dan SMA. Bahkan gw masih bisa tersenyum geli mengingatnya dan menahan tetes air mata mengenangnya. Kenapa waktu harus berlari seperti ini? Apakah gw terlalu menikmati hidup?
Wahai waktu, lebih santailah sedikit, masih banyak yang ingin kukerjakan, masih banyak yang ingin kuukir. Berjalan santailah, jangan berlari dulu.