Feeds:
Posts
Comments

Hidup ini dinamis.
Menulis pun harus dinamis
Setelah Satu tahun lebih menulis di sini, menghasilkan 53 posts dalam 11 categories, alwayshappyvenessa.wordpress.com harus pamit. Terimakasih untuk semua yang telah berkunjung, menyimak, menyukai atau membenci tulisan-tulisannya. Doakan venessa selalu bahagia

Ayoo main ke blog baru saya:

http://venessaliveinvenus.blogspot.com

Ada lebih banyak cerita di venus.

Saya ingin sedikit sharing tentang pembelajaran yang saya dapatkan beberapa hari yang lalu.  Saya tahu yang saya tulis ini tidak sepenuhnya benar dan tidak murni kata-kata saya sendiri. Saya hanya menyadur ilmu yang diberikan kakak-kakak saya pada suatu malam yang berkesan. Karena yang mereka katakan seperti menampar bolak-balik muka saya. Saya jadi ingin berbagi walaupun mungkin yang saya tulis disini akan berkesan omong kosong . Saya hanya  percaya bahwa dengan menulis kembali, saya akan lebih memahami.

Kalau saya memiliki kapasitas lebih, saya ingin banyak bicara tentang apa yang disebut: profesionalisme, integritas, keteladanan dan komitmen. Tapi entah mengapa saya merasa malu dengan diri sendiri ketika hendak menulisnya. Dalam berbagai hal saya masih sangat kurang dalam tiga aspek diatas. Tapi rasa malu itu membuat saya sadar bahwa semua bisa dirubah, semua bisa diperbaiki, semua bisa dipelajari asal ada motivasi. Walaupun mungkin ini adalah  proses yang membutuhkan waktu yang lama. Tapi proses perubahan ini tetap  harus dimulai. Perubahan menandakan adanya pembelajaran. Pembelajaran inilah yang akan menghasilkan manusia-manusia yang lebih baik. Ketika kumpulan manusia berusaha untuk merubah diri menjadi seseorang yang lebih baik, maka terbentuklah bangsa yang lebih baik. Semua berawal dari satu kata:  PEMBELAJARAN.

Satu kata yang menjadi kunci semuanya. Satu kata inilah yang harusnya dicari oleh seluruh manusia pada umumnya dan mahasiswa pada khususnya. Nilai inilah yang seharusnya tidak boleh padam dimakan usia. Belajar Seumur Hidup!

iri

saat ini saya sedang blog walking

membaca tulisan-tulisan pasangan suami istri yang sangat menarik: Aditya Mulya dan Ninit Yunita

Dua penulis favorit saya. Dua blogger yang menginspirasi saya

Tulisan mereka ada yang seirus dan cerdas, ada yang lucu, ada yang sangat ringan dan menghibur dan cerita mereka tentang keluarga kecil mereka sangat manis.

Suami gila dan istri bawel

saya jadi pengen kayak teh ninit, punya suami kayak kang adit

Tadi gw ke Delapan sama Reni, nganterin undangan FermentStation

Ngelewatin Jalan Buah Batu, belok di Kliningan sampai di Solontongan

Masuk ke Gerbang besar SMAN 8 Bandung

Lewat pinggir kadang macan (lapangan futsal), belok kanan, belok kiri, ngeliat lapangan basket yang megah, deretan ruangan kelas 3, dan ruang OSIS yang hening.

Masuk ke ruang guru, melihat banyak muka-muka familiar, bersalaman dan mereka pun bertanya “sudah semester berapa sekarang?”

Sambil ketawa garing gw bilang “Semester 6 bu”

Ibu guru berkata kembali “Waahh.. asa baru kemaren si eneng teh sekolah disini”

YEAH ITULAH POINT POSTINGAN GW KALI INI

Baru kemarin rasanya gw bersekolah disana. Melewati 3 tahun kurang denganbayak cerita, menghadapi begitu banyak orang, pakai seragam putih abu, kaos kaki putih panjang, sepatu hitam, rambut dikuncir dan ponian.

Dan itu tepatnya sudah hampir 3 tahun lalu. Tiga tahun sekolah disana, tiga tahun pula saat itu sudah berlalu

Sedih sih sebenernya,

dalam perjalanan pulang dari Delapan menuju ITB, gw berpikir lagi.. Tidak lama lagi mungkin ITB akan menjadi kenangan. Tidak lama lagi, saat datang ke ITB gw akan merasakan perasaan penuh memori dan kenangan seperti yang gw rasakan tadi saat gw singgah ke SMA gw. Tidak lama lagi dan gw masih sering bertanya:

Kenapa waktu bisa berjalan bergitu cepat?

Bahkan gw masih bisa mengingat dengan jelas saat-saat gw di SD, SMP dan SMA. Bahkan gw masih bisa tersenyum geli mengingatnya dan menahan tetes air mata mengenangnya. Kenapa waktu harus berlari seperti ini? Apakah gw terlalu menikmati hidup?

Wahai waktu, lebih santailah sedikit, masih banyak yang ingin kukerjakan, masih banyak yang ingin kuukir. Berjalan santailah, jangan berlari dulu.

SERIUS?

Kalau diperhatikan, postingan gw beberapa hari terakhir rasanya kok serius-serius semua ya. Kayaknya belakangan ini gw sedang menjadi manusia yang lebih serius (sambil pasang muka serius). Ahh menjadi serius sebenarnya ga salah sih, tapi gw ga mau kehilangan sense of humor gw yang dulu. Entah mengapa bagi gw, salah satu penyebab keseriusan gw ini karena amanah Kadiv Eksternal dan Kajian di himpunan  yang diberikan kepada gw (nama divisinya aja udah gak sanati), karena amanah itu gw jadi lebih banyak pikiran dan lebih banyak berpikir. Tapi gw sudah memilih untuk menerima amanah itu dengan dasar pemikiran gw harus mempersiapkan diri gw sebelum gw lulus dari kampus ITB tersayang dan gw tidak bisa menolak kesempatan upgrading diri yang ditawarkan di depan mata gw. Entahlah yaa. Hemm udah mana kuliah lagi ga asik banget. Pameran Mikrobiologi Analitik itu bikin gw dan banyak teman-teman gw jadi ga santai. Belakangan ini mood kuliah gw juga lagi ancur parah. Tapi ini bukan karena kegiatan di himpunan, tapi lebih karena internal gw sendiri. Sinyal bahaya buat IP gw nih. Aaahh mulai IP oriented deh gw. Tapi temen-temen gw juga bilangnya lagi pada males kuliah, ah tapi gw ga mau percaya-percaya banget sejujurnya sama mereka, soalnya anak ITB kalau udah soal akademik agak beda dari yang lain. Bilang males kuliah tetep aja ujiannya bagus. Huffffff…

Mungkin segala pikiran dan kegundahan yang selama ini gw rasakan sebenaranya normal buat seorang gadis 21 tahun seperti gw. Gw pernah baca blog seseorang yang menyarankan kita untuk “pusing” setiap hari, supaya hidup kita lebih hidup dan bermanfaat. Bukan “pusing-pusing” yang ga jelas, tapi pusing karena lw berpikir dan berusaha untuk membuat diri lw dan sekitar lw menjadi lebih baik (MAMPUS mulai serius lagi ni gw)

ahahaha.. gw kangen ketawa-ketawa ngakak sama teman-teman gw, gossip-gossip kecil yang bikin ketagihan, keseruan chating tengah  malam, bercanda dan tidak banyak pikiran, santai dan gak ngapa-ngapain, pokoknya fun fun fun

Ahhh sudahlah semua toh ada waktunya, ada porsinya

Gw lagi semangat-semangatnya nulis ni, soalnya belakangan ini beberapa orang bilang tulisan gw bagus (AHEY!). Hihihiihiihihi jadi malu! Gimana ya.. gw tuh orangnya suka geli sendiri kalo dipuji. Tapi terima kasih terima kasih. Hayoo sering-sering main ke blog saya.

Ohiya satu hal lagi yang bikin gw ngerasa lebih serius belakangan ini, temen-temen di sekitar gw nampaknya lagi punya masalah sendiri-sendiri dan mereka dengan sukarela cerita ke gw membuat gw dengan sukarela juga ikut menyimak dan memikirkan. Sebagai seorang pleghmatis, gw merasa punya sifat baik yaitu gw merasa gw adalah seorang pendengar yang baik (emm.. dalam hal ini masalah perkuliahan di kelas tidak termasuk ya). Tapi gw emang dari dulu seneng denger cerita temen-temen gw, dan mereka juga nampaknya dengan alamiah menceritakan masalahnya k gw, dan gw merasa itu selalu membuat hidup gw jadi lebih berwarna. Walaupun ga betul-betul merasakan masalahnya, tapi gw secara tidak langsung mengetahui dan merasakan perasaan mereka, dan bagi gw itu sangat menarik. Gw jadi bisa belajar dari kehidupan orang lain. TERIMAKASIH YA TEMAN-TEMAN. Apapun masalah kalian saya mungkin tidak bisa membantu banyak, tapi saya cukup yakin kalau kalian adalah manusia-manusia ber-Tuhan yang akan selalu berdoa sehingga pada saatnya kalian akan tahu harus berbuat apa. (OYEAH GW KEMBALI MENJADI WANITA SERIUS DAN SOK BIJAKSANA)

hufff.. sudah malam. Tulisan gw hari ini ditemani oleh Spice Girls (again), John Legend, Sherina, Boyzone, Celine Dion dll. dari tadi gw nyanyi-nyanyi sendiri menghibur hati. Ahh ga tau ni, kepala gw mumet. Rasanya gw mulai membutuhkan seseorang untuk berbagi keruwatan, untuk diajak sharing dan bercanda bareng. Ahahahaha,  untung gw punya blog ini, sangat membantu buat gw yang sangat introvert. Bytheway, nama blog ini (alwayshappyvenessa) kayaknya kok udah agak ga pas ya? Pertama rasanya nama itu terlalu labil dan terlalu SMA, kedua rasanya nama itu terlalu munafik karena ga ada orang yang selalu bahagia, ketiga karena belakangan ini gw lagi kurang bahagia, mood gw naik turun kacau balau.

Oopps.. ga boleh ngomong ga bahagia ah. Rasanya seperti menjadi orang yang kurang bersyukur kalo gw merasa begitu. Gw bahagia kok, karena Allah masih memberikan gw banyak kenikmatan yang tidak diberikan kepada orang lain. Ga ada alesan buat bilang ga bahagia. Yayaya gw tau kalau perasaan emang ga bisa diboongin, suka ya suka, gak suka ya gak suka, bahagia ya bahagia, gak bahagia yaa begitulah rasanya. Tapi semuanya kan baik-baik saja. YA SEMUANYA BAIK-BAIK SAJA VENESSA ALLIA 21 TAHUN

(Hemmm jangan-jangan memang sifat dasar gw adalah orang yang serius ya.. AHH GA SERIUS KAU BOI?!)

.udah ahh mulai ngawur ni.

Note: Special Thanks buat orang yang udang menemukan teknologi blogging dan membuat wordpress. It really works!

We’re just ordinary people
We don’t know which way to go
Cuz we’re ordinary people
Maybe we should take it slow (Take it slow oh oh ohh)
This time we’ll take it slow (Take it slow oh oh ohh)
This time we’ll take it slow

(Ordinary People-John Legend)

Yaa kita cuma manusia biasa yang tidak tahu jalan mana yang benar, kita cuma menuruti logika dan nurani kita sehingga amat sangat mungkin kita berbuat kesalahan, menyakiti orang lain atau diri sendiri. Kita cuma manusia biasa yang mudah lelah, leleh hati, lelah fisik, lelah pikiran, makanya cobalah sedikit lebih santai, jalani satu per satu, selesaikan pelan-pelan.

We’re just ordinary people

John Legend anda memang legend

Karena perasaan tidak bisa bohong
kalau salah maka perasaan bergetar, nurani bicara
kalau benar maka perasaan berbunga, nurani bahagia
kalau suka maka bagai ada sengatan listrik, tidak terkatakan
kalau tak suka maka susah disembunyikan, tak bisa pura-pura

Karena perasaan mudah berubah
Karena perasaan ini milik Dia
Dia Yang Maha Pembolak Balik Hati
Dia Yang Meneguhkan
Dia Yang Melemahkan

Karena perasaan tidak bisa dibihongi
Senyum kamu yang tulus mengisyaratkan semua
Kamu tidak salah
Karena perasaan kamu juga tidak bisa disalahkan
Tapi hati-hati sayang
hati-hati
dan berbenahlah..

Memohonlah. Pada saatnya kamu akan tau harus berbuat apa

Karya: Venessa Allia (didedikasikan untuk seorang teman)

Hari ini saya mendengar kisah dari seorang teman. Bagi teman cantik yang dimaksud dalam cerita ini, saya tidak ada niatan jelek apapun mengekspose kehidupan kamu dalam blog saya. Cuma sejujurnya, kisah kamu memperkuat hipotesis yang selama ini saya susun bahwa hubungan antar manusia itu (tidak mesti hubungan antar lawan jenis, bisa juga hubungan persahabatan dan juga hubungan orang tua dan anak) sangat temporer. Allah Yang Maha Kuasa begitu mudah merubah semuanya. Dia sungguh-sungguh Pembolak Balik Hati yang paling hebat. Dari begitu banyak fakta yang saya temukan saya semakin yakin bahwa kita harus bisa membatasi perasaan kita terhadap sesama manusia, sebab kita tidak bisa benar-benar percaya dengan manusia lain bahkan dengan diri kita sendiri. Kita tidak bisa menggantungkan diri kita sepenuhnya pada orang lain, kita tidak bisa begitu mencintai orang lain, karena selama statusnya masih manusia maka dia bisa hilang dalam sekejap, bisa berubah dalam sekejap.  Karenanya saya membatasi perasaan saya pada manusia lain, bukan hanya karena saya takut disakiti atau dikhianati tapi saya takut Allah merubah logika dan perasaaan saya sehingga saya menjadi menyakiti atau mengecewakan orang lain. Suatu hal yang sangat saya hindari sebagai seorang pleghmatis yang cendrung menghindari pertengkaran. Tapi ini bukan berarti saya tidak bisa memberikan kasih sayang gw kepada manusia lain, tapi sebagai manusia biasa yang mudah berubah (bukan labil) saya berusaha menempatkan semua pada kadarnya, pada fungsinya dan semoga pada tempatnya yang paling benar.

Saya tidak dapat menjabarkan fakta detil yang mendasari pemikiran saya ini, karena ini berkaitan dengan beberapa masalah orang-orang terdekat saya, saya hanya bisa menarik suatu benang merah dari cerita-cerita yang mampir di telinga saya. Orang-orang bisa menilai saya sebagai wanita yang tidak sensitif atau tidak ekspresif, tapi inilah saya. Saya menemukan banyak hikmah dari jejak kehidupan banyak orang dan darisitulah pemikiran gw ini lahir. Jadi tulisan ini bukan hanya berdasarkan dari kisah satu orang, tapi dari cerita-cerita berbagai orang yang saya dengar secara langsung ataupun tidak langsung. Untuk teman-teman yang selalu bersedia membagikan cerita-ceritanya kepada saya, untuk teman-teman yang ikut mewarnai hidup saya dengan cat kehidupan mereka, Terimakasih Banyak.

Rabb, hamba mohon petunjuk. Jangan sampai hamba salah jalan, salah membuat keputusan. Bimbing hamba selalu..

Badai pasti berlalu

Karena Tuhan tidak akan begitu kejam menurunkan badai sepanjang waktu

Di balik kesulitan pasti ada kemudahan

Sungguh dibalik kesulitan pasti ada kemudahan

Karena manusia terlalu lemah untuk menghadapi semua kesulitan tanpa kemudahan dan Tuhan benar-benar tahu itu

Kesulitan hari ini, Petunjuk esok hari

Semoga aku mendapatkannya

Aku tau aku akan mendapatkannya

Karena aku percaya pada-Nya

Amin

Aku menulis ini ketika terdiam sendiri di ruang tamu rumahku yang hijau

Aku menulis ini ketika perasaanku memusingkan diriku sendiri

Aku menulis ini ketika batinku merasa tidak bahagia

Aku menulis ini ketika logikaku bertanya kenapa aku bisa tidak bahagia

Aku menulis ini ketika qalbuku menerka apakah aku sedang  jauh dari Tuhan

Aku menulis ini ketika kesendirian yang kulalui bermalam-malam terasa menjengkelkan, aku benci sendirian yang kelam

Aku menulis ini ketika aku mengharapkan keramaian-keramaian, aku semakin cinta keramaian, aku ingin tertawa di kala malam

Aku menulis ini ketika merasa semua jadi sulit, padahal seharusnya tidak sulit

Aku menulis ini ketika sejuta semangat dan inisiatif meredup

aku menulis ini karena tau ada badai menunggu di depanku, tapi aku pun tau bahwa hujan tidak akan turun selamanya

Aku menulis ini karena rindu, rindu kepada aku yang dulu

Aku menulis ini karena merasa begitu munafik dan tidak jujur

Aku menulis ini karena tersiksa oleh diriku sendiri

Aku menulis ini dan aku sedang tidak bahagia

tidak bahagia

Older Posts »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.